Uncategorized

Mencintai Tak Bisa Menunggu, review.

image

Judulnya donk provokatif sekali sampai sebulanan ndak bisa tidur ngimpiin  beli ini buku *lebay. Ketambahan pas ngebuka profil penulisnya yaitu Brili Agung Zaky Pradika, doi masih muda banget, lahiran 1990an. Wah tambah penasaran buat baca. ISBN 978-602-02-0608-0, genre pengembangan diri, yang saya punyai cetakan ke-2 terbit bulan Mei 2013. Ini buku udah ada di rak sekitar 3 bulanan. Engga ada niatan buat masukin ke sini, tadinya my next posting kan Rantau 1 Muara. Tapi berhubung belum bisa baca ya ini dulu deh saya sisipin buat nambah posting di sini yaaaak.

Kebetulan hari ini dapet motivasi lagi dari anggota BBI, yaitu miss Ika, denger-denger hari ini tuh ultahnya BBI. Soooo, saya tambah mupeng buat ikutan gabung.

Balik lagi ke buku ini, bener-bener terprovokasi karena sampul dan judulnya yang pas banget sama situasi hati 3 bulanan lalu. Baca: memilih jomblo padahal sana-sini ribut ngejodohin. Nah apalagi dengan kata-kata di sampul depannya, yaitu…

Mencintai tidak bisa menunggu.
Mencintai harus sekarang.

-Iwan Setyawan.

Sebagai wanita yang saat itu galau, maka saya belilah buku ini.

Dan saya terkena jebakan sampul.

Buku ini bukan tentang menggalau karena belum dapet-dapet jodoh, lalu?

Bab-bab awal isinya curhatan penulis tentang impian-impiannya. Si Brili ini walau masih kuliah sudah bercita-cita memberangkatkan ortunya berhaji. Bukan cuma angan doank ya, tapi beneran menyisihkan uang sakunya untuk membuka tabungan haji ortu. Yang lebih wooow lagi beneran menyisihkan setengah uang sakunya buat investasi jangka panjangnya. Apa itu? Menikah? Bukan. Beli rumah? Buka. Lalu? Dari uang saku 1 juta rupiah dia menyisihkan 500 ribu untuk membuka tabungan pendidikan untuk anaknya. Serius saya mlongo mbacanya. Belum lagi dengan macam-macam kerjaan yang dia lakuin. Malu total saya.

Malu ko’ bisa ya saya mbayangin buku ini cuma sebatas tentang menunggu jodoh. Padahal ada begitu banyak pilihan impian yang bisa kita perjuangkan. Dengan kedua orang tua saya yang begitu memanjakan saya ko’ saya engga pernah kepikiran buka tabungan haji buat beliau berdua. Nah kan ko’ saya jadi curhat.

Sampai akhir buku saya engga juga nemu kaitan antara isi dan judul buku. Memang saya yang dari awal sudah salah persepsi mungkin ya. Buku ini lebih banyak berisi self motivation. Malah ada bagian cerita si Brili berkunjung ke Ternate saat mengunjungi acara bedah bukunya di sana. Bertemu 2 fans nya, yang menggagas acara bedah buku tersebut. Seru sih, baca cerita dia tentang jalan-jalan di Ternate.

Di akhir buku isinya kumpulan tweet-tweet bermacam motivasi. Ini nih bagian yang saya cari.

image
Halaman 179

Kelihatan kah tulisannya? Ini saya foto saat mati listrik (gini nih lagi semangat bikin review eh ko’ ya pas mati listrik). Itu dari akun twitternya yaitu @BriliAgung.

image
Halaman 206

Nah mulai deh agak nyambung dengan persepsi awal saya yang galau. Di akhir buku ini Brili membuat poin-poin motivasi tentang pernikahan dan aktivitas yang tepat saat menunggu pasangan yang tepat. Lanjut dengan tweet nasihat dari @herrynurdi, salah satunya yaitu

Semesta yang dicipta Allah dalam enam kali hitungan hari ini sangatlah besar. Jangan kau sibuk pada hal kecil bersifat recehan #nasihat.

Wooow, malu lagi deh saya.
Lanjut tweet nasihat dari @dedhi_suharto, salah satunya

Dewasa itu tatkala kau bisa bahagia. Kalau masih sengsara juga, mungkin kita hanya bertambah tua #nasihat.

Malu lagi malu lagi, padahal ada begitu banyak kebahagiaan di sekeliling kita ya.

Akhirnya buku ini walau berjudul dan bersampul super galau, tetap isinya lumayan kece untuk masuk di bagian self motivation book.

2,5 bintang dari 5.
Yang mau pinjem hubungi saya, sepertinya ndak akan saya baca ulang, hehe, bukan penikmat buku non fiksi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s