fiksi

Senyum Karyamin (Ahmad Tohari), review

Hore dapat juga tanda tangan pak Ahmad Tohari. Beliau datang ke rumah waktu nikahan saya, senangnya. Lalu saya tempelkan tanda tangannya di buku kumpulan cerpen Senyum Karyamin ini.

image

Judul : Senyum Karyamin
Penulis : Ahmad Tohari
Sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan kesepuluh, 2015
88 halaman, 21 cm
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-979-22-9736-2

Terbitan pertama tahun 1989 dengan editor Maman. S. Mahayana. Tidak diragukan lagi cerpen-cerpen ini berumur lebih banyak dari saya. Tapi tidak berarti dengan bahasa jadul dan kuno. Nyaman saja membaca gaya bahasa 13 cerpen di buku ini. Salah satu yang saya sukai berjudul Rumah Yang Terang. Diceritakan seorang warga kampung yang enggan memasang instalasi listrik untuk rumahnya. Warga lain sempat mencemooh keputusan itu. Dibilang pelit dan hal jelek lainnya. Walau begitu para tetangga akhirnya terdiam begitu tahu alasannya. Alasan yang juga membuat saya terdiam dan merenungi dosa-dosa saya, tsssah. Keren deh 😷.

Lalu ada cerpen berjudul Wangon Jatilawang. Ini juga menarik, karena suami saya ada keluarga di Wangon. Akhir cerpen yang ini agak sedih, tapi tetap mengena dan membuat terpana, tsssah (lagi). Bagi yang belum tahu, Ahmad Tohari rumahnya asli di Jatilawang. Dan gaya penulisannya berbaur dengan cerita masyarakat lokal. Sederhana tapi tinggi maknanya.

Ohya, Senyum Karyamin yang menjadi judul kumcer ada di awal buku. Sampul buku yang seperti orang tersenyum itu kalau diamati merupakan tumpukan dari susunan batu. Karyamin memang bekerja sebagai pengumpul batu kali. Karyamin tersenyum setiap kali menjawab pertanyaan-pertanyaan orang lain. Saya anggap ini cerita yang sangat miris.

5 dari 5 bintang untuk kumcer ini. Murah juga dibawah 50k. Sempat berencana membeli edisi berbahasa Inggrisnya. Tapi ko’ mahal, lalu saya cancel dan saya pikir sangat lebih menyenangkan membaca karya Ahmad Tohari di bahasa aslinya ketimbang versi bahasa lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s