fiksi

Opera Indonesia (Joko Santoso HP), review

image

Judul : Opera Indonesia
Penulis : Joko Santoso HP
Penerbit : PT. Gramdia Pustaka Utama
ISBN : 978-979-22-8036-4
cetakan pertama Februari 2012
282 halaman

Bro, kependekan dari Broto Dimas, sebagai tokoh utama. Novel ini diceritakan dalam sudut pandang sahabatnya Jeihan yang dipanggil Jei saja. Dua sahabat aktivis mahasiswa, yang sama-sama memacari dua adik angkatan mereka. Ratri, sebagai pacar Bro, dan Minarti pacarnya si Jei. Lalu ada ibu negara Keiko Pitagora. Ayah Bro, yaitu Broto Mataram seorang mantan petinggi militer.
Beberapa orang dalam lingkup politik Bro yaitu Herman Danuri, Jendral Anilo, Benny Nadim, Anila, ayah Keiko. Ada lagi Ganies yang nantinya menjadi wapres, dan Samosir polisi yang terkenal di kalangan mahasiswa pendemo.

Diawali dengan Jei bercerita di depan makam presiden Indonesia yang ke-7, Broto Dimas. Bro seorang yang Jei gadang-gadang dapat menjadi orang besar nantinya. Jei sangat mengagumi sahabatnya itu dan menemaninya mulai dari pergerakan aktivis semasa kuliah sampai menjadi Staf Khusus Kepresidenan. Pak Joko Santoso sebagai penulis novel ini bisa jadi sedang menceritakan kisah pribadinya yang diramu menjadi novel fiksi. Dari Joko menjadi Jei (hehehe). Karena saya tidak paham dengan perpolitikan maka saya lebih menikmati cerita tanpa peduli ini dari kisah nyata atau bukan.

Broto yang ketua Dewan Mahasiswa tahun 90an, suka orasi, sedang Jei lebih banyak mengatur strategi mendemo pemerintah. Saya membayangkan tayangan televisi tahun 1998an saat kerusuhan antara demo mahasiswa dengan pihak militer. Serem.

Duo yang klop ini memulai karir politik profesional pada pemilihan Gubernur Tangsi. Partai Ibu Pertiwi yang logonya didesain oleh Jei (ini kemiripan Jei dengan pak Joko Santoso, karena beliau yang mendesain logo Partai Amanat Nasional) mulai dilirik karena mempunyai basis suara di provinsi Tangsi. Tangsi sendiri menjadi rebutan karena kandungan minyak buminya menjajikan keuntungan sangat besar bagi yang memiliki kekuasaan atasnya.

PIP sendiri sangat berbeda dengan partai politik lain, karena betul-betul idealis dengan Bro dan Jei sebagai petingginya. Tokoh lain dalam PIP yaitu Herman Danuri, ketua PIP, sebagai penyokong dana yang cukup bagus.

Konflik demi konflik muncul dalam perkembangan kiprah politik Bro. Masih saja setia didampingi Jei. Sampai satu persoalan, Jei mulai lelah dan tidak bisa percaya lagi dengan jiwa politik Bro. Jiwa idealisme Bro dicurigai mulai luntur. Jei memutuskan meninggalkan dunia perpolitikan.

Ada drama percintaannya juga. Kisah cinta yang sangat klasik, yaitu adalah,,, tidak direstui oleh keluarga. Bukan itu saja, isu perkawinan beda agama muncul di novel ini. Perjodohan diam-diam dan sangat terencana sedikit menggoyahkan harga diri Bro. Deramah-deramah yang sering nampak di masyarakat Indonesia asli.

Money Politic menyisipi ceritanya, tapi berakhir begitu mencengangkan, wah saya kagum kalau memang betulan ada tokoh politik yang begitu. Seru sekali arah cerita yang dibawa penulis.

Kalau betulan ada jalan keluar seperti dalam novel ini pasti para pimpinan rakyat di pemerintahan dapat menjadi pujaan warganya. Keren sekali kalau program-program si presiden betulan nyata bukan fiksi belaka. Bagaimana tidak, para petinggi negara dipasang chip dalam tubuh. Layaknya teknologi canggih dalam film fiksi jaman sekarang, kegiatan perpindahan uang yang dilakukan para pejabat dapat dideteksi dan ditampilkan di big screen. Tapi ya itu, jalannya nampaknya terjal berbatu (tsssaaah…) mengikis idealisme. Nampaknya cuman ada di fiksi saja.

Kupersembahkan kepada mereka yang tetap teguh menjaga idealisme, apa pun situasinya.

Tertulis pada halaman awal buku, berusaha memberi semangat bahwa masih ada masa depan bagi Indonesia.

Saya langsung suka dengan gaya bahasa pak Joko menulis novel ini, sedikit dramatis di awal, agak mengharukan, tapi tidak cukup mendayu-dayu.

5 bintang untuk novel ini.

Updated 30 November 2015, nemu artikel ini

http://www.intisari-online.com/read/tech-tat-tato-temporer-yang-berfungsi-sebagai-pemantau-kesehatan
Wow bisa tuh untuk realisasi chip anti korup ğŸ˜Ž

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s